Langsung ke konten utama

YouTube | Gambaran Mengenai Pendapatan


Monetisasi di YouTube memberikan cara kepada pengelola channel untuk memperoleh pendapatan, sebagai bagian dari pencapaian sasaran bisnis strategis perusahaan.

Keuntungan memonetisasi di YouTube
Dengan lebih dari satu miliar pengguna yang berbicara dalam lebih dari 75 bahasa, YouTube memberikan peluang kepada pembuat konten dan pengiklan untuk menjangkau penonton dalam skala besar. YouTube terhubung dengan sepertiga pengguna internet global, dan menjangkau pengguna perangkat seluler berusia 18-49 tahun dibandingkan jaringan TV kabel di Amerika Serikat. Selain itu, individu, perusahaan media, dan merek dapat memiliki channel sendiri serta membuat konten di YouTube.

Konten berkualitas tinggi yang dimonetisasi, penonton yang aktif berinteraksi, dan traffic tinggi membantu mengembangkan ekosistem melalui pendapatan iklan. Dengan monetisasi, pemilik channel dapat memperoleh dana, dan pengiklan serta merek berpeluang menjangkau penonton dengan konten relevan yang sesuai permintaan.

Aliran pendapatan di YouTube
YouTube menawarkan beberapa cara untuk menghasilkan uang di dalam maupun di luar platform, serta dalam bentuk partnership dengan layanan pihak ketiga eksternal. Channel dapat mengaktifkan monetisasi kapan saja, tetapi pendapatan akan bertambah setelah channel berhasil membangun jumlah penonton yang setia dan aktif berinteraksi dalam jumlah besar. Setelah channel mulai memonetisasi konten dengan iklan, channel tersebut dapat mengidentifikasi aliran pendapatan tambahan berdasarkan strategi bisnisnya.

Pendapatan di dalam YouTube
Periklanan adalah cara yang paling umum dilakukan agar channel dapat memperoleh uang di YouTube. Setelah mengaktifkan monetisasi, channel juga dapat memperoleh proporsi pendapatan dari YouTube Premium, yang dialokasikan berdasarkan persentase waktu tonton/jumlah penayangan.

Cara lainnya untuk memperoleh pendapatan di YouTube antara lain:

  • Mengaktifkan Super Chat di live streaming (untuk channel yang memenuhi syarat).


Pendapatan di luar YouTube
Channel juga memiliki peluang untuk menghasilkan pendapatan di luar YouTube dengan cara:

  1. Menjual merchandise melalui retailer pihak ketiga yang disetujui. Pelajari lebih lanjut.
  2. Melakukan crowdfunding dengan situs crowdfunding pihak ketiga yang disetujui. Pelajari lebih lanjut.
  3. Mendapatkan sponsor berbayar. Pelajari lebih lanjut.
  4. Berkolaborasi dengan brand untuk memproduksi konten bermerek. Pelajari lebih lanjut.
Catatan: Tidak semua aliran pendapatan ini tersedia di semua negara. Jika Anda mendapatkan bayaran atau menerima kompensasi untuk membuat konten, pastikan Anda memahami persyaratan pengungkapan informasi.

Mengaktifkan monetisasi pada channel
Pendapatan iklan dapat menjadi sumber penghasilan yang besar. Setelah channel mengaktifkan monetisasi dan mengaktifkan iklan untuk video yang memenuhi syarat, video tersebut dapat menjadi bagian inventaris pengiklan untuk menayangkan iklannya. Guna menyiapkan channel untuk iklan, tinjau checklist berikut:

  • Langkah 1: Baca dan setujui persyaratan Program Partner YouTube. Dari akun YouTube Anda, aktifkan monetisasi untuk channel dan ikuti petunjuk di layar untuk menyetujui persyaratan Program Partner YouTube. Perlu diperhatikan bahwa channel harus sudah memilki 1.000 subscriber dan 4.000 jam waktu tonton dalam 12 bulan terakhir, agar memenuhi syarat untuk mengikuti Program Partner YouTube. Setelah channel Anda mencapai ambang batas 4.000 jam waktu tonton dan 1.000 subscriber ini, kami akan meninjau permohonan Anda untuk memastikan bahwa aktivitas channel tersebut mematuhi kebijakan Program Partner YouTube, Persyaratan Layanan YouTube, dan Pedoman Komunitas kami. Kami akan segera mengabari Anda begitu proses ini selesai.(Pelajari lebih lanjut.)
  • Langkah 2: Daftar ke AdSense guna mendapatkan pembayaran untuk video yang dimonetisasi. Anda dapat membuat akun AdSense baru atau menghubungkan akun yang ada ke channel.
  • Langkah 3: Tetapkan preferensi monetisasi. Tinjau kriteria untuk mengetahui jenis video yang dapat dimonetisasi dan berbagai format iklan yang dapat digunakan. Setelah itu, tentukan jenis iklan yang ingin ditayangkan di video, dan aktifkan monetisasi secara otomatis untuk semua video yang ada saat ini dan akan datang.

Catatan: Monetisasi hanya tersedia di negara tertentu, dan pelanggaran terhadap hak cipta atau pedoman komunitas dapat memengaruhi kelayakan Anda untuk menghasilkan uang.

Fitur untuk mengukur pendapatan channel
Setelah channel YouTube mulai memonetisasi konten, YouTube akan memberikan fitur dan laporan khusus untuk menilai performa dan pertumbuhan pendapatan di YouTube secara kuantitatif.

YouTube Analytics di Creator Studio tersedia bagi semua channel, dan menawarkan berbagai laporan yang dapat digunakan pemilik channel untuk mengukur tanggapan penonton terhadap video yang diupload. Ada 3 jenis laporan: Waktu tonton, Interaksi, dan Pendapatan.  Pengelola channel dapat menggunakan data ini untuk menetapkan tolok ukur, menganalisis kesuksesan dari berbagai aliran pendapatan, serta memperkirakan rencana pendapatan. Berikut ini ringkasan laporan pendapatan dalam YouTube Analytics:

  • Laporan pendapatan memberi Anda ringkasan mengenai estimasi penghasilan untuk berbagai aliran pendapatan pada channel, misalnya seperti iklan, YouTube Premium, dan Super Chat (jika memenuhi syarat), di seluruh video, wilayah geografis, dan tanggal yang berbeda. Data ini dapat juga dilengkapi dengan metrik tambahan yang terperinci (menggunakan fitur metrik perbandingan), seperti waktu tonton, subscriber, dan video yang dipublikasikan, sehingga Anda dapat menentukan pengaruh setiap metrik terhadap aliran pendapatan. Pelajari cara menggunakan laporan pendapatan.
Catatan: Angka ini hanyalah estimasi. Perlu waktu hingga 7 hari sampai data penghasilan ini muncul.


  • Peringkat iklan menunjukkan detail performa berbagai jenis iklan. Data ini mencakup pendapatan iklan YouTube, biaya per seribu (CPM), dan estimasi pemutaran yang dimonetisasi. Anda juga dapat menggunakan metrik perbandingan untuk mengetahui tayangan iklan. Pelajari cara menggunakan laporan Peringkat iklan dan pahami definisi dasarnya.
Catatan: Laporan Peringkat iklan menunjukkan estimasi penghasilan, sedangkan laporan Pendapatan menunjukan pendapatan bersih (jumlah yang akan Anda terima).




Anda dapat mempelajari lebih lanjut cara menetapkan tolok ukur, memahami pendapatan, dan mengidentifikasi peluang untuk meningkatkan pendapatan.

Catatan: Jika Anda adalah Pemilik Konten yang disetujui untuk menggunakan Content ID, laporan tambahan pada Sistem Pengelolaan Konten dan Laporan yang Dapat Didownload bisa membantu mengelola laporan pendapatan yang dapat diaudit dalam skala besar.

Sumber: https://creatoracademy.youtube.com/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TRIK AMAN MENAMBAH DOLLAR YOUTUBE DENGAN VPN TANPA BOCOR

Cara umum untuk mendapatkan dollar melimpah dari Youtube ada 3 cara, yaitu: Pertama, Anda Artis. Kedua, video Anda viral dan yang ketiga, traffic harian channel Anda tinggi. Jika channel Anda tidak masuk kedalam kriteria tersebut, maka bersiaplah untuk mengelus dada dengan BPS (Biaya PerSeribu tampilan iklan) Indonesia yang hanya sekitar $ 1,21. Dengan kurs Rupiah saat ini, itu artinya untuk setiap iklan yang tampil di video Anda, Anda hanya dibayar Rp 16,94. Sekarang Kita bandingkan dengan nilai BPS dari negara lain per Agustus 2018 ini. Ceko $ 16,65, Hongkong $ 10,99, Finlandia $ 14,30, Prancis $ 6,26 dan Amerika Serikat $ 6,37. Jadi bisa dibayangkan untuk mendapatkan gajian rutin dari Youtube yang disyaratkan minimal $ 100, maka Anda harus berjibaku putar otak untuk selalu membuat video viral dan menjadi trending topic. Jika tidak, bersiaplah untuk selalu defisit biaya internet tiap bulannya, terutama untuk yang masih mengandalkan kuota. Beberapa rekan-rekan mungkin men...

YouTube | Konten Yang Merugikan atau Berbahaya

Jangan memposting video yang mendorong orang lain untuk melakukan berbagai hal yang dapat membuat mereka terluka parah, terutama anak-anak. Video yang menampilkan tindakan berisiko atau berbahaya dapat dikenai pembatasan usia atau dihapus, tergantung tingkat keparahannya. Kebijakan tentang konten yang merugikan atau berbahaya Walau tampaknya tidak adil untuk mengatakan bahwa Anda tidak dapat menampilkan sesuatu karena tanggapan yang mungkin diberikan oleh penonton, kami membatasi konten yang bermaksud menghasut kekerasan atau mendorong kegiatan berbahaya atau ilegal, yang berisiko mengakibatkan cedera fisik yang parah atau kematian. Video yang kami anggap dapat mendorong aktivitas yang berbahaya atau ilegal mencakup pembuatan bom instruksional, permainan mencekik, penggunaan obat keras, atau tindakan lain yang dapat menimbulkan cedera serius. Video yang menggambarkan tindakan berbahaya dapat diizinkan jika tujuan utamanya adalah pendidikan, dokumenter, ilmiah, atau artistik (E...

YouTube | Konten Kekerasan atau Vulgar

Anda tidak boleh memposting konten kekerasan atau menyeramkan, yang terutama ditujukan untuk membuat orang terkejut, mencari sensasi, atau hal lain yang bersifat kurang sopan. Jika ingin memposting konten kekerasan dalam konteks berita atau dokumentar, harap berikan informasi yang memadai agar orang lain dapat memahami hal yang terjadi dalam video. Jangan mendorong orang lain untuk melakukan tindakan kekerasan tertentu. Kebijakan terkait konten kekerasan atau vulgar Kekerasan sungguhan, didramatisasi, atau palsu Gambaran sebenarnya mengenai konten kekerasan atau vulgar Dari waktu ke waktu, YouTube semakin sering digunakan sebagai wadah oleh jurnalis, dokumenter, dan pengguna lain untuk memublikasikan beragam hal yang terjadi dalam kehidupan mereka sehari-hari. Dengan kondisi demikian, sudah tentu akan ada sejumlah video yang berisi konten kekerasan atau vulgar. Anda tidak boleh memposting konten kekerasan atau menyeramkan, yang terutama ditujukan untuk membuat orang terkeju...